Penyebab Pendarahan Organ Intim Wanita Selain Haid

Penyebab Pendarahan Organ Intim Wanita Selain Haid

Biasanya pendarahan yang dialami oleh wanita diakibatkan oleh haid atau menstruasi. Namun, terdapat hal yang dapat menjadi penyebab dari oragn intim yang dimiliki oleh Anda wanita mengalami pendarahan. Rasa yang ditimbulkan dari hal tersebut tentunya tak menimbulkan rasa sakit. Berikut penyebab dari pendarahan organ intim wanita selain haid.

  1. Hamil

Data dari Asosiasi Kehamilan Amerika mengatakan bahwa 20% dari anita mengerluarkan darah pada 12 minggu pertama dari kehamilan sang ibu.  Hal tersebut bla dialami dengan pendarahan normal, maka dokter akan dapat memastikan terlebih dahulu, bhawa dalam keadaan tersebut apakah hamil ataukah tidak.

Pendarahan pada saat awal kehamilan yang dialami oleh Anda tersebut biasanya sangatlah ringan dan mempunyai warna darah yang lebih terang bila dibandingkan dengan darah yang dikeluarkan pada saat haid. Hal tersbeutlah yang dapat dijadikan perbedaan dari pendarahan dengan haid yang sedang dialami oleh Anda.

  1. Akibat Efek dari Obat

Bila Anda sering menggunakan atau mengonsumsi obat pengencer darah, biasanya dari obat tersebut akan dapat menyebabkan haid menjadi lebih berat serta dapat juga menyababkan terjadinya pendarahan. Hal tersebut juga dapat diakibatkan dari penggunaan pil kontrasepsi yang memiliki kandungan estrogen dan progestin serta dapat mengubah kadar dari hormon.

Penggunaan pil tersebut dapat juga mengakibatkan pendarahan pada organ intim yang dimiliki oleh Anda sebagai wanita. Bila Anda saat ini mulai untuk pengobatan baru dan masih mengalami pendarahan tersebut, Anda dapat menyampaikan hal tersbeut pada dokter.

  1. Terlalu Keras

Hubungan intim dengan suami juga dapat menyebabkan keluarnya darah pada organ intim yang Anda miliki. Saat tersebut organ intim Anda akan keluar darah saat berhubungan tapi tidak sakit. Biasanya ini dikarenakan gerakan yang terlalu keras atau area dari organ intim wanita yang kurang basah.

Bila Anda yakin keluarnya darah tersebut disebabkan oleh robekan vagina dan tak mengganggu, maka luka tersebut biasanya akan sembuh sendiri tanpa untuk mengunjungi dokter. Hal ini sangat bermanfaat bagi Anda untuk memghemat biaya medis. Walaupun begitu organ intim yang keluar darah saat berhubungan tapi tidak sakit tak mengganggu.

  1. Menggunakan KB IUD

Penggunaan IUD bagi Anda kaum wanita dapat juga berujung pada pendarahan secara tidak normal. Sekitar 25% dari pengguna IUD yang terbuat dari bahan tembaga menyadari haid yang dijalani akan lebih panjang waktunya serta juga lebih berat. Sedangkan dengan mneggunakan IUD jenis lain, bisa mengandung sedikit levonorgestrel dan hormon progestin.

Hal tersbeutlah yang dapat mengakibatkan pendarahan secara acak. Pendarahan tersbeut biasanya sampai pada tiga hingga enam bulan pertama. Pendarahan tersebut nantinya akan dapat menyebabkan haid untuk waktu berikutnya akan semakin ringan dan juga singkat.

Demikian penyebab pendarahan yang dialami pada organ intim wanita selain haid. Jadi bila organ intim yang dimiliki oleh Anda mengalami pendarahan perlu dicek tentang penyebabnya agar tak terjadi hal yang tidak diinginkan. Bila Anda ingin mengatahui penyebab yang lainnya dari pendarahan pada organ intim tersbeut dapat kunjungi orami.co.id.

Back to Top
shares